Bagian V ini pada halaman 165. Tambahan atau contoh-contoh pasemon,
sanepa dan piwulang yang bersifat bebas yang tidak harus di kategorikan seperti di
atas. Namun bermakna telah menjadi ketentuan, ketetapan sekaligus pesan yang dalam.
Tentu masih dengan gaya sindiran ala Jawa yang tetap kental terasa. Mungkin lebih tepat bisa di sebut peribahasa atau paribasan dalam bahasa Jawa namun bermakna ajaran yang sangat dalam.
Contoh seperti
Tentu masih dengan gaya sindiran ala Jawa yang tetap kental terasa. Mungkin lebih tepat bisa di sebut peribahasa atau paribasan dalam bahasa Jawa namun bermakna ajaran yang sangat dalam.
Contoh seperti


