Tampilkan postingan dengan label omah jowo. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label omah jowo. Tampilkan semua postingan

Kamis, 13 Maret 2014

Mencari Jampi (untuk obat) Puyeng

"Jhony Sang Empunya Omah Jowo"
Begitu aku parkirkan motor beat warna pink milik istriku, yang ku pakai malam itu 7 Maret 2014. (Sebanarnya trailku sendiri sudah ku siapkan, namun suara knalpot untuk malam serasa kurang nyaman). Aku langsung menengok jam di hp yang menunjukan pukul 18.55. Ternyata aku masih menjadi manusia yang belum berubah sejak masa remaja, pikirku. Mencoba On Time, tidak in time apa lagi between time. Kecuali ada yang sangat2 tidak tertolak untuk jadi alasan. Itupun pasti akan kucoba jelaskan sebelumnya. Sebisa mungkin. Alasan jam karet biarlah menjadi alasan liyan tapi tidak untuk saya. Bahkan saya lebih memilih untuk tidak memenuhi janji jika ternyata saya tak mampu tepat waktu. Biarlah prinsip lebih baik terlambat itu menjadi milik liyan. Ya atau Tidak, itu saja.

Selasa, 14 Januari 2014

Menyusuri Jejak Dari Mas Jhony

"Santai Bersama Jhony"
Musim hujan di bulan Januari ini selalu mempercantik dinding langitnya dengan gumpalan-gumpalan awan gelap. Hingga matahari di siang itu Selasa 14 Januari 2014, tidak terasa begitu menyengat. Om Jow atau Omah Jowo menjadi tujuan kami. Setelah beberapa hari sebelumnya saya telah mencoba berjanji untuk menemui lelaki berkulit coklat gelap pemilik Omah Jowo itu.
Mas Jhony atau Jhony Gunawan nama yang saya akrabi. Seniman Kethoprak adalah profesi yang saya tahu, selain menjadi MC pada grup musik Campursari.