Tampilkan postingan dengan label stefanus sujoko. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label stefanus sujoko. Tampilkan semua postingan

Selasa, 14 Januari 2014

Menyusuri Jejak Dari Mas Jhony

"Santai Bersama Jhony"
Musim hujan di bulan Januari ini selalu mempercantik dinding langitnya dengan gumpalan-gumpalan awan gelap. Hingga matahari di siang itu Selasa 14 Januari 2014, tidak terasa begitu menyengat. Om Jow atau Omah Jowo menjadi tujuan kami. Setelah beberapa hari sebelumnya saya telah mencoba berjanji untuk menemui lelaki berkulit coklat gelap pemilik Omah Jowo itu.
Mas Jhony atau Jhony Gunawan nama yang saya akrabi. Seniman Kethoprak adalah profesi yang saya tahu, selain menjadi MC pada grup musik Campursari.

Minggu, 05 Januari 2014

Bercengkrama di Pembuangan


"dengan begini, lalu nikmat apa yang layak ku ingkari?"
Sore itu Kamis 3 Januari 2014, mendung tipis memoles langit. Keputusan semakin bulat melihat-lihat Tempat Pengolahan Sampah Baleharjo, Wonosari, Gunungkidul, ketika beberapa baris biru langit masih bisa di harapkan untuk menahan hujan.
Kurang lebih 100 meter sebelum lokasi, bau tidak sedap menemui. Keinginan yang kuat untuk mengabadikan aktivitas disana membunuh rasa jijik. Tepuk riuh, sorak sorai lalat menyambut. Semakin riuh ketika 2 kamera ku keluarkan dari tas.
"Nderek Motret mriki gih bu, pak?!"
Sapaan saya buka

Kamis, 02 Januari 2014

Pasarku Terbakar

"kemarin lusa masih kami nikmati
hiruk pikuknya, kini?"
Di saat beberapa tempat sedang merayakan penyambutan tahun baru 2014, pedagang pasar dan warga Semin dan sekitarnya harus bahu membahu berjibaku menyelamatkan dagangan yang masih bisa di selamatkan. Sorak sorai berhias kembang api berbanding terbalik dengan suasana di pasar Semin. Jerit histeris kepanikan di antara kobaran api dan ledakan tabung gas dari dalam pasar mewarnai malam itu.
Photo-photo yang saya persembahkan dalam warna-warni Gunungkidul ini saya ambil sore hari 1 januari 2014, setelah police line terpasang dan lebih di nyatakan aman. Saya di beri ijin untuk mengabadikan beberapa gambar sebagai bentuk keprihatinan akan apa yang terjadi.